Semar & Petruk
Semar & The Gank LoL
With Peter **** (Education Conselor from Portugal, Have Experience so many Country)
Indonesia People will become Big Country, Education is more Important.
He Look Like Semar & Me Petruk?? LoL
Here About Filosofi SEMAR
Setiap kali menangani kasus baru, setiap kali pula kenal dengan individu baru yang menarik, dimana saya bisa belajar something new. Salah seorang yang saya baru kenal saat di Indo November lalu ialah bapak KRA Sumantri (nama samaran). Bapak KRA Sumantri kenal saya melalui kerabatnya, yang dua tahun lalu saya bantu saat membangun rumah. Beliau masih aktif berdinas sbagai eselon satu di lembaga judikatif, dan juga pernah menjadi murid dari alm. Sujono Humardani ini masih memiliki kekerabatan dengan trah Mangkunegaran.
Suatu siang, ditengah keasrian taman di rumahnya yang luas di Jakarta Selatan, kepengapan dan hiruk pikuk nya Jakarta tidak terasa. Kami kongkow sambil menikmati kopi tubruk ditemani aneka jajan pasar dan gorengan. Semilirnya hembusan angin dan kicauan burung menambah keasyikan suasana. Beliau menshare mengenai ajaran Kejawen yang kentara sangat kental di dirinya.
Jelas sekali banyak kemiripan ajaran Kejawen dengan kaidah feng shui. Terutama mengenai filosofi alam semesta yang tercermin di yin yang dan tokoh Semar.
Dibawah ini adalah cuplikan dari hal-hal yang dijabarkan oleh beliau:
Ciri fisik Semar yang sangat unik adalah bentuk tubuhnya yang bulat. Ini merupakan simbol dari bumi atau jagad raya, tempat tinggal umat manusia dan makhluk lainnya. Semar tidak laki-laki dan bukan pula perempuan. Ia berkelamin laki-laki, tetapi memiliki payudara seperti perempuan, yang merupakan simbol dari pria dan wanita. Tangan kanan Semar ke atas, maknanya bahwa sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbol Sang Maha Tunggal. Sedang tangan kirinya ke belakang, bermakna berserah total dan mutlak serta sekaligus simbol keilmuan yang netral namun simpatik. Semar juga tampak selalu tersenyum, tapi matanya sembab. Ini menggambarkan simbol suka dan duka. Wajahnya tampak tua, tapi rambutnya berkuncung seperti anak kecil. Ini merupakan simbol tua dan muda. Ia merupakan penjelmaan dewa, tetapi hidup sebagai rakyat jelata. Ini merupakan simbol dari atasan dan bawahan.
Rambut Semar yang seperti kuncung bermakna "akuning sang kuncung (berkepribadian melayani)." Jadi Semar sebagai pelayan melayani umat tanpa pamrih untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan perintah Tuhan. Ketika barjalan, Semar selalu menghadap keatas. Maknanya adalah dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang ke atas atau Tuhan Yang Maha Pengasih serta Penyayang umat.
Selain itu Semar juga selalu mengenakan kain jarik motif Parangkusumorojo, yang merupakan perwujudan Dewonggowantah atau untuk menuntun manusia agar memayuhayuning bawono, yaitu menegakkan keadilan dan kebenaran di bumi.
Di kesempatan siang itu, banyak sekali pengetahuan dan pengalaman berharga yang "dihibahkan" oleh beliau untuk saya. Memang benar sekali, asalkan kita mau, kegiatan menimba ilmu berlangsung sepanjang hidup dan bisa terjadi kapan saja dimana saja dengan siapa saja. (From Mr.Lim)
LeaderShip in ACTION
Leader is SERVANT
Dolena......Hallo Mr.Shahrukh Khan
(Maju Mundur Cantik Cantik Cantik.....hei, ur Horse want come to Club???)
Time is Waiting use become BETTER #SK
To Be Continue






Tidak ada komentar:
Posting Komentar