Sabtu, 06 Agustus 2016

Hancock Helping Loving Group. Hancock with Hankook is Same??? #HANCOCK #HANKOOK

KLIK SINOPSIS
Thank John Hancock
HANKOOK BUKA PABRIK DI AMERIKA KLIK HANKOOK
KLIK HANKOOK CIKARANG (diliput tgl 17/9 ada sesuatu???)
KLIK KINERGY

Well, kenapa saya mencari informasi dan mengshare tentang "Kinergy". Seperti biasanya malam minggu saya bersama teman2x berkumpul/fellowship/kongkow2x/bincang bisnis. Kebetulan hari ini saya mendapati seorang promotor memakai baju promosi "Kinergy" berawal dari rasa penasaran, maka saya meluncur ke internet untuk mencari tahu produk apakah itu. Ternyata adalah Ban Mobil keluaran HANKOOK. 

Berbicara tentang bisnis dan dunia usaha, hari hari ini banyak yang mengeluh karena daya beli agak menurun dan bagi saya just say "So So" "So Far So GOOD" Syukurilah apa yang ada. :)
Memang kalau di lihat dan disurvei banyak sekali toko toko yang mulai tutup akhir2x ini. Sahabat saya dari bekerja sebagai profesional, setelah terkumpul modal dan waktu itu trend nya batu Aki. dia mencoba menangkap peluang ini dengan membuka toko batu Aki di wilayah Jakarta Barat. 
Hari ini dia mengeluh akan bisnisnya, karena trend nya Aki sudah mulai surut. 
Kami mengobrol santai bersama sahabat2x kami yang lain tentang usaha kami masing masing. 
Ya, boleh di bilang ada yang buka dan ada juga yang tutup. Kami para perantauan dari kota kelahiran kami yaitu Singkawang, beradu nasib di Ibu Kota Jakarta. Usaha kami tidak jauh dari usaha bidang perdagangan, garment, elektronik, percetakan, sablon, restorant. 

Kondisi Ibu Kota Jakarta yang kondusif dan kompetitif akhir2x ini, membuat kami harus bisa lebih kreatif dalam menjalankan setiap usaha kami. Ya, apa boleh dibilang Kota Jakarta terdapat berbagai macam orang orang perantauan yang hendak mengadu nasibnya disini. Seolah olah kota Jakarta sudah menjadi Primadona bagi banyak masyarakat Indonesia dari berbagai daerah. Terlalu banyak Penjual daripada pembeli. :) (Mall terbanyak, penduduk padat, banyak kawasan kumuh, banyak wilayah yang tercemar). Ini kah yang kita sebut Ibu Kota???  
Sentralisasi berubah menjadi Desentralisasi???

Rencana tata kota Pemda, isu dari seorang sahabat kami mengatakan kemungkinan 5 tahun kedepan akan ada pembatasan atau larangan untuk para usaha home industri (Konfeksi, Sablon) di wilayah Jakarta Barat ini. Ya, tak bisa dipungkiri daerah ini sudah terbentuk rantai/roda usaha yang saling berkaitan. Industri bidang Garment yang larinya ke Market Pasar Grosir Tanah Abang terbentuk dengan adanya Home Industri Konfeksi, Sablon, toko benang, dll Sektor usaha yang saling mendukung. Jarak dan letak geografisnya pun tidak berjauhan, sehingga terbentuk lah Home Industri di masing2x wilayah ini.  

Lalu apa yang harus kami persiapkan 5 tahun kedepan, jika memang rencana tata kota pemda itu terjadi??? Kalau boleh kita survei mayoritas kami para perantauan adalah bermodalkan dengkul/koper yang mengadu nasib di Ibu Kota ini. Pendidikan kami pun sangat minim, banyak sekali yang hanya tamatan SD,SMP, Syukur2x ada juga yang melek pendidikan seperti saya yang dulu nya juga sama seperti mereka, namun Puji Tuhan kami para perantauan ada yang sukses, dan ada juga yang masih dalam proses.

Banyak dari mereka yang masih hidup atau tinggal di rumah kontrakan/sewa. Menjalankan usaha home industri dari tahun ke tahun cukup untuk kebutuhan hidup, biaya pendidikan anak, dan sewa rumah. Ini pun pernah saya dan keluarga alami selama kurun waktu 10tahun sejak lulus dari SMA. 
Jadi apa yang harus kami persiapkan dari sekarang, jika memang rencana tata kota itu di realisasikan???
Boleh di bilang Sektor usaha wilayah ini adalah Garment, Jika sektor usaha ini baik, sektor usaha lain pun akan ikut membaik. Perputaran uang nya sudah ketahuan. Tidak usah jauh jauh, lihat saja dagangan kue Papa saya pun akan habis setengah hari jika sektor garment ini sedang baik. ya kita sih mengharapkan semua nya baik baik saja. (Engkau Baik, Sungguh Baik Bagiku donk nyanyian nya) :)

Sentralisasi berubah menjadi Desentralisasi apakah sudah Basi???
Sahabat saya asal KalBar yang kebetulan bergerak di Pemerhati Pembangunan wilayah terpencir di pemerintahan pusat, menurut data masih banyak wilayah terpencir yang belum menjadi perhatian pemerintah pusat. 
Saya juga pernah sih bertugas di wilayah KalBar selama 3 bulanan sebagai seorang promotor di sebuah perusahaan. Kota yang dilalui garis Khatulistiwa ini, sumber pendapatan daerahnya adalah Karet, Sawit, Batu bara, dan hasil bumi lainnya. Selama 3 bulanan anak jebolan ekonomi ini, mengelilingi dari daerah ke daerah. Kanvasing gitu loh istilah dunia marketingnya. :)
Yang didapat waktu itu adalah banyak sih lahan2x perkebunanan, banyak dari mereka bekerja setengah hari pagi masuk kebun/hutan, siang duduk2x di warung kopi. Jika harga hasil dari panen bagus, maka daya beli pun akan bagus, Begitupun sebaliknya.

Parahnya masih banyak jalanan2x yang masih sempit dan rusak yang kurang mendukung akan transportasi dari hilir ke hulur. Yang masih bagus dari Pusat Kota ke daerah yang berbukit bukit hanya Jalanan aspal peninggalan zaman Belanda. Nah, ini perbukitan treknya mirip deh sama Trek pergunungan yang ada di film Initial D Jay Chou dan Tokyo Drif Lucas Black. Trus loe nge trek donk Jang??? wehhh, kagaklah man....mobil yang gua pakai segede gaban man, ban yang gua pakai juga kurang baguslah, apalagi waktu itu sedang turun hujan deras. Ohhhh....kirain. LoL
Loh kok jadi ngomongin Film sih, orang sedang bahas Industri dan Perekonomian juga. 
Ya, barangkali aja si Jay Chou mau bikin film disana. hahahaha

Back to Pabrik Ban, Perantauan, Desentralisasi
Mungkinkah si Hankook buka pabrik ban disana, mengingat kota tersebut masih luas daerahnya, masih tertinggal penduduknya, masih kurang lapangan pekerjaan dan kota tersebut adalah penghasil karet yang ke berapa dari seluruh Indonesia. Saya juga sempat ditawari lahan oleh seorang kepala suku di suatu wilayah penghasil karet waktu itu. Katanya wilayah ini menunggu generasi muda seperti anda untuk membangunnya. Klik Karet  Klik Karet 

Kalau tersedia lapangan pekerjaan, maka kemungkinan para perantauan akan berkurang, kemungkinan juga bagi mereka yang masih mengontrak/sewa bisa pulang kampung. Bagi yang sudah memiliki tempat tinggal di Jakarta dan anak anaknya sudah gede ya Puji Tuhan Alhamdulilah. Kata orang Betawi, tempat tinggal yang terutama di Jakarta mah, begitukah om Benjamin??? Kalau tempat tinggal yang layak itu kate siape???

Desentralisasi itu apa sih??? dalem banget bahasa loe. Udah nih KLIK aje DESENTRALISASI

udah dulu ya para blogger bahasannya. Bye.

Wiehhh Mobil anak Band Favorite gue nih. 
Mercedes AMG team Black Falcon
#LinkinPark
Are u Rapper Mike, Jay Chou??? :)















Tidak ada komentar:

Posting Komentar